Pengacara tokoh penggerak #2019GantiPresiden Neno Warisman Diamankan Polisi

marsingar.com, PEKANBARU – Pengacara tokoh penggerak #2019GantiPresiden Neno Warisman, Mursal Fadillah masih ditahan pihak kepolisian.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto menyampaikan, Mursal ditangkap untuk diminta info.
“Pengacara masih tetap kami mintai info,” kata Susanto pada wartawan selesai pertemuan wartawan di Mapolda Riau, Minggu (26/8/2018).

Dia menyampaikan, Mursal ditangkap karena awalannya ribut dengan salah satu anggota kepolisian.
“Ribut dengan anggota serta masyarakat yang pro serta kontra, tentu saja keharusan kami mengawasi keselamatan,” katanya.
“Kita lihat apa dia menjadi provokator ataukah tidak, ini yang tengah kami dalami,” lanjut dia.

Awal mulanya, Mursal ditangkap pasca-penghadangan Neno Warisman oleh sekumpulan massa di gerbang Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau, Sabtu.
Kurang lebih satu jam, Neno serta dua partnernya ketahan didalam mobil putih.

Selain itu, Mursal tampak ribut dengan salah satu anggota kepolisian. Sudah sempat terjadi tindakan sama-sama dorong, tapi cepat dilerai petugas yang lain.

Tidak lama sesudah kericuhan, Mursal dibawa menjauh dari tempat penghadangan Neno.
Mursal sempat memberi keterangan pada wartawan jika dianya keberatan dengan penghadangan yang dilakukan sekumpulan massa pada Neno Warisman.
“Saya keberatan penghadangan (Neno Warisman) ini,” kata Mursal waktu itu.
Dia menyampaikan, kehadirannya dengan Neno Warisman ke Pekanbaru untuk menghadiri undangan deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru, Minggu.

Lihat Mursal memberi keterangan pada wartawan, beberapa petugas langsung mengamankan Mursal.
Mursal sempat bertanya latar belakang polisi tangkap dianya. Akan tetapi, hal tersebut tidak digubris polisi lantas membawa Mursal ke sebuah mobil.
Seperti di ketahui, kehadiran Neno Warisman ke Kota Pekanbaru, Riau, dihadang sekumpulan massa di gerbang Bandara SSK II Pekanbaru, Sabtu.

Saat penghadangan itu, Neno dipulangkan ke Jakarta dengan pertimbangan keamanan oleh pihak kepolisian.