Pembubaran HTI Sah Setelah Kasasinya Ditolak MA

marsingar.com, JAKARTA – Mahkamah Agung (MA) lewat putusannya pada Jumat (15/2/2019) mengatakan menampik permintaan kasasi yang di ajukan oleh perkumpulan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) berkaitan dengan pencabutan status badan hukum organisasi itu oleh Pemerintah.

“Amar putusan mengadili, menyatakan tolak kasasi,” bunyi amar putusan MA seperti diambil dari situs resmi MA di Jakarta, Jumat.

Masalah yang diputus pada Kamis (14/2/2019) ini diadili oleh Hakim Agung Sudaryono, Supandi, serta Hary Djatmiko.

Awal mulanya, HTI menuntut keputusan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) tentang pembubaran organisasi itu di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Akan tetapi pada Mei 2018 PTUN menolak tuntutan itu.

Lantaran tuntutannya tidak diterima, HTI lalu ajukan kasasi ke MA serta kembali tidak diterima.

PTUN menampik tuntutan HTI sebab HTI ingin mendirikan negara Khilafah Islamiyah di NKRI tanpa lewat proses pemilu, hingga dipandang majelis bertentangan dengan Pancasila.

Majelis pun dalam pertimbangannya menuturkan jika semenjak awal HTI didaftarkan menjadi organisasi kemasyarakatan serta bukan parpol.

Diluar itu, surat keputusan Kemenkumham bernomor AHU-30.AH.01.08 Tahun 2017 pun dinilai majelis telah sama dengan ketetapan yang berlaku.