Mengamuk dan merusak motornya sendiri, Adi Saputra akan dites kejiwaannya oleh Polisi

marsingar.com, TANGSEL – Adi Saputra akan dites kejiwaannya oleh pihak kepolisian. Perihal ini dilaksanakan berkaitan tindakannya yang mengamuk serta mengakibatkan kerusakan motornya sendiri waktu ditilang polisi.

“Nanti tentu kita akan tujukan mengarah sana (tes kejiwaan),” kata Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan, dalam jumpa wartawan di Mapolres Tangerang Selatan di daerah Pamulang, Jumat (8/2).

Menurut Ferdy, sekarang ini proses hukum tengah dilakukan pada perkara pidana pokok terlebih dulu.

“Ini kan baru semalam diambil (diamankan), kita langsung mengkonstruksikan pidana yang disangkakan pada terduga Adi Saputra,” tuturnya.

Dengan terpisah, Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho menjelaskan tes kejiwaan itu akan dilaksanakan minggu kedepan.

“Senin 11 Februari 2019 (tes kejiwaan). Dibagian Psikologi SDM Polda Metro Jaya,” kata Alex.

Sebelumnya, dalam satu video yang viral di masyarakat, Adi tampak emosi waktu ditilang oleh petugas kepolisian. Dia ditilang sebab tidak memakai helm, melawan arah, serta tidak dapat tunjukkan surat-surat berkendara (STNK serta SIM). Tidak terima ditilang, dia juga merusak motornya sendiri sampai hancur.

Ternyata, motor yang dia pakai ialah motor bodong. Pelat nomornya juga palsu. Atas rangkaian tindakannya, dia sekarang ini telah diputuskan menjadi terduga.

Pasal yang digunakan ialah Pasal 263 KUHP serta atau Pasal 372 KUHP, Pasal 378 KUHP juncto Pasal 480 KUHP serta atau Pasal 233 KUHP serta Pasal 406 KUHP, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Awal mulanya, pada Kamis (7/2), waktu video perusakan itu viral, pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel, mengkuatirkan pengemudi motor yang merusak kendaraannya sendiri itu menderita intermittent explosive disorder atau gangguan ledakan amarah, yang biasa muncul cuma lantaran permasalahan sepele.

Karenanya ia merekomendasikan supaya SIM pemilik kendaraan itu dibekukan serta baru diaktifkan sesudah melakukan konseling pengendalian amarah.

Akan tetapi, info paling baru dari kepolisian sesudah Adi Saputra diamankan mengatakan jika pemuda asal Lampung itu tidak mempunyai SIM.