Kapolda Kalbar minta masyarakat jangan membakar lahan, hutan dan pekarangan

Cnn86.com,PONTIANAK KALBAR – Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Didi Haryono SH MH menuturkankan bahwa sumber api yang kecil juga akan berdampak pada potensi kebakaran besar.
“Maka dari itu, masyarakat diminta jangan membakar lahan, hutan, pekarangan pada musim kemarau panjang ini,”ujarnya pada Rabu (22/8/18)

Ia menuturkan kalau dirinya mengajak semua lapisan masyarakat untuk saling bahu membahu memadamkan api kebakaran. Karena hal itu penting dilakukan guna pencegahan.

“Mengajak masyarakat lebih peduli dan lebih sensitif agar membantu petugas untuk memadamkan lahan-lahan yang terbakar di sekitar lingkungannya,” ujar Didi.

Tak hanya itu, Kapolda Kalbar juga berharap masyarakat melaporkan dan dokumentasikan orang yang melakukan pembakaran. “Bila perlu viralkan!. Biar menjadi petunjuk bagi petugas dalam melakukan penindakan,” tegasnya.

Ia pun secara tegas mengingatkan bahaya kebakaran hutan dan lahan selain berdampak bahaya bagi kesehatan juga ada sanksi pidana bagi pelaku karhutla.

“Kepada para petugas di lapangan untuk tetap solid dan jaga sinergitas, memang di Perlu kesabaran walau dihadapkan dalam kegiatan pemadaman di sana sini dan jaga keselamatan dari api di lahan gambut yang tidak kelihatan,” katanya.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono pada Rabu (22/8/18) masih menyempatkan diri terjun langsung ke lokasi memadamkan api bergabung dengan anggotanya bahu membahu memadamkan api. Lokasi kebakaran itu di antaranya, berlokasi di Sungai Raya Dalam Ujung, Belakang Komplek Korpri . Luas lahan yang terbakar di atas 20 hektare.

Pemadaman dari pagi sampai sore belum selesai. Petugas juga melakukan pemadaman di Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya. “Saat ini petugas bergerak juga ke Jalan Purnama, tepatnya di belakang Fakultas Ekonomi Universtias Tanjungpura Pontianak,”katanya singkat.(regiz)