Jokowi menyebut penerapan B20 sudah 98 persen, Faktanya ?

marsingar.com, Jakarta – Capres nomer urut 01 Joko Widodo memaparkan, dalam sektor energi akan melanjutkan pemakaian campuran minyak sawit sebesar 20 % (B20) untuk kurangi pemakaian daya fosil. Sampai sekarang penerapan B20 sudah dilakukan.

Jokowi menyebutkan penerapan B20 telah 98 %. Sekarang ini pemerintah menggenjot sampai B100.

Hasil dari cek fakta, pengakuan Jokowi benar. Periset AURIGA, Iqbal Damanik, menyebutkan semenjak 2016 pemerintah telah mewujudkan kebijaksanaan B20. Memang, terjadi percepatan. Menurut rencana, B20 baru dikerjakan pada 2020.

Akan tetapi, realisasi penerapan masih tetap rendah. Pada 2016 baru sampai 2,1 juta kiloliter untuk PSO. Pada 2018, pemerintah memperluas pemakaian B20 untuk semuan (PSO serta non PSO).

Tetapi, realisasinya baru 92 % dari target 2,8 juta kilo liter. Bila full B20 semestinya realisasinya sampai 6,4 juta kilo liter. Berarti, masih tetap jauh dari capaian B20.

Sampai akhir tahun 2018 ada 2,5 juta kiloliter (kl) biodisel yang di campur dengan Solar. Ini dapat mengirit devisa USD 1 miliar. Tahun kedepan 5-6 juta kl serta dapat mengirit USD 3 miliar-USD 3,5 miliar.

“Ini memang membantu, tetapi mesti berkelanjutan. Jangan sampai ini cuma untuk membantu industri CPO,” kata Iqbal.