Dua Pegawai KPK yang Dianiaya Sempat Dibawa ke Polda setelah dicurigai gadungan

marsingar.com, JAKARTA – Dua orang pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), jadi korban penganiayaan waktu akan menyelidik satu masalah di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (2/2) malam. Nahas, waktu akan foto-foto, dua penyidik diduga pelaku sampai memperoleh penganiayaan.

Bahkan juga, para penyidik KPK itu sudah sempat dibawa ke Jatanras Polda Metro Jaya. Hal ini untuk pastikan kedua-duanya ialah benar penyidik KPK.

“Saya sampai dahulu ada laporan pegawai KPK ke Polda Metro Jaya. Tetapi saya terangkan awalannya, dari pemerintah daerah Papua tengah ada rapat di Hotel Borobudur di lantai 19. Saat rapat ada orang yang memphoto, memfoto kegiatan itu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (4/2).

Selesai rapat, kata Argo, sebagian orang dari Papua lakukan santap makan serta turun ke lobi hotel.

“Di lobi nyatanya masih tetap ada orang yang memphoto. Motret kan tidak izin ya, terus yang motret ini didatangi lantas di tanya serta pertengkaran berlangsung kericuhan pada akhirnya rekan-rekan kita itu dibawa ke Polda Metro Jaya,” tutur Argo.

Argo menyatakan, alasan pegawai itu digiring ke Polda Metro Jaya untuk pastikan jika dua orang itu ialah pegawai KPK.

“Sebab ia ngaku dari KPK, sebab saat ini kan banyak orang yang ngaku-ngaku KPK, untuk pastikan ia dibawa ke KPK serta di terima Jatanras Krimum,” kata Argo.

“Dan rekan kita di KPK membuat laporan kemarin hari Minggu jam 14.30 WIB, ya tentu saja penyidik akan melidik dahulu penyidik telah ke TKP kita juga mintakan visum disana kelak langkah setelah itu tunggu saja,” sambungnya.

Dari peristiwa itu, seseorang terpaksa memperoleh perawatan medis selesai dianiaya.

“(Dua orang yang motret?) Iya. Jadi korban 1. (Terlapor) Kita belum kita kenali masih tetap lidik ya, jangan sampai salah ya,” pungkas Argo.